Amerika Serikat Siapkan Koin US$ 1 Bergambar Donald Trump untuk Peringatan 250 Tahun Kemerdekaan
Jakarta – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent, mengumumkan bahwa Percetakan Uang Amerika Serikat (US Mint) akan mulai memproduksi koin pecahan US$ 1 bergambar Presiden AS Donald Trump. Koin tersebut disebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Mengutip laporan News8000, Jumat (17/7/2026), desain terbaru koin itu menampilkan potret Donald Trump di bagian depan dengan tulisan “Liberty”, “In God We Trust”, serta “1776–2026”. Sementara itu, pada sisi belakang terdapat gambar elang yang merupakan lambang kepresidenan Amerika Serikat.
Desain tersebut merupakan penyempurnaan dari draf yang sempat dipublikasikan pada Oktober 2025. Dalam versi terbaru, bagian belakang koin juga memuat ilustrasi Trump dengan kepalan tangan terangkat yang dibingkai tulisan “fight, fight, fight”, merujuk pada peristiwa upaya pembunuhan terhadap dirinya pada 2024.
Trump mengaku merasa terhormat setelah menerima contoh koin tersebut.
“Mereka memberi saya sebuah koin. Itu sangat tidak biasa menurut pemahaman saya,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox Business.
Di sisi lain, rencana penerbitan koin bergambar wajah Trump menuai kritik. Sejumlah pihak mempertanyakan legalitas penggunaan potret presiden yang masih hidup pada mata uang resmi Amerika Serikat.
Undang-Undang Amerika Serikat yang disahkan pada 1866 melarang penggunaan potret orang yang masih hidup pada mata uang. Namun, ketentuan tersebut merujuk pada uang kertas yang diproduksi oleh Bureau of Engraving and Printing (Biro Pengukiran dan Percetakan), sedangkan uang logam dicetak oleh US Mint.
Sementara itu, Kongres AS pada 2020 telah mengesahkan undang-undang yang memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menerbitkan koin pecahan US$ 1 dalam rangka memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Meski demikian, aturan tersebut juga secara tegas melarang penggunaan desain yang menggambarkan orang yang masih hidup.
Hingga berita ini diturunkan, Departemen Keuangan Amerika Serikat belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait polemik penerbitan koin bergambar wajah Presiden Donald Trump tersebut.

